Dilihat: 0 Penulis: Editor Situs Waktu Publikasi: 01-12-2021 Asal: Lokasi
Bahan baku plastik polipropilen , lebih dikenal dengan PP, adalah termoplastik kristal yang terbuat dari campuran monomer polipropilena yang berbeda. Ia dikenal karena ketangguhan dan kekakuannya. Sifatnya yang tahan terhadap banyak faktor eksternal menjadikan Polypropylene salah satu termoplastik yang paling banyak digunakan dalam industri manufaktur plastik. Bahan baku plastik polipropilen banyak dimanfaatkan dalam menghasilkan berbagai jenis produk di berbagai industri di seluruh dunia.
Orang-orang bahkan tidak menyadari bahwa sebagian besar produk yang mereka gunakan dalam kehidupan sehari-hari terbuat dari plastik Polipropilena.
Menurut studi yang dilakukan oleh Fortune Business Insights, ukuran industri polipropilen global mencapai USD 78,22 Miliar pada tahun 2019 dan diproyeksikan akan tumbuh menguntungkan hingga mencapai USD 105,49 Miliar pada tahun 2027.
Ada dua jenis utama polipropilen yang tersedia di pasar global yang disebut Homopolimer dan Kopolimer. |
|
Ini adalah jenis polipropilen kelas serba guna yang paling banyak digunakan. Ini mengandung monomer propilena dalam bentuk semi-kristal. Aplikasi utamanya terlihat pada industri tekstil, pengemasan, pipa, perawatan kesehatan, dan kelistrikan. 2. Kopolimer Polipropilena: Keluarga Polipropilena ini dibagi menjadi beberapa kopolimer acak dan polimer blok. Keluarga ini tercipta setelah mempolimerisasi propana dan etana. Kopolimer Acak Polipropilena: Variasi bahan PP ini diproduksi dengan mempolimerisasi etana dan propana. Unit etana menempati sekitar 6% dari total massa, ditampung secara acak dalam rantai polipropilena. Polimer ini memiliki jarak optik yang luar biasa dan fleksibilitas penuangan, sehingga cocok untuk memproduksi produk visual dan produk yang memerlukan kehadiran fisik yang signifikan. Kopolimer Blok Polipropilena: Polipropilena ini lebih kaku dan tidak rapuh dibandingkan dengan kopolimer acak. Itu karena kandungan etananya lebih tinggi yaitu 5% hingga 15%. Co-monomer disusun dalam blok biasa. Karena kekakuannya yang tinggi, polimer ini sangat cocok untuk industri kelas berat seperti transportasi dan logistik. |
Kopolimer Dampak: Kopolimer dampak adalah kombinasi dari Propylene Homopolymer dan Propylene Random Copolymer. Kandungan etilennya sangat tinggi, yaitu 45% hingga 65%. Terutama digunakan dalam komponen manufaktur yang membutuhkan ketahanan benturan yang luar biasa. Oleh karena itu, sangat cocok dan banyak digunakan dalam aplikasi otomotif dan kelistrikan. |
|
Bahan PP ini memiliki struktur dan tampilan seperti busa dengan kepadatan yang sangat rendah. Desainnya yang seperti busa membuatnya menarik untuk menghasilkan produk busa polimer 3D. Ini memiliki rasio kekuatan terhadap berat yang lebih tinggi, konduktivitas termal, ketahanan benturan yang besar, ketahanan terhadap air dan bahan kimia. Polipropilena yang diperluas terutama digunakan dalam konstruksi, listrik, mobil, dan barang konsumsi. Terpolimer Polipropilena: Terpolimer polipropilen terdiri dari 3 bahan kimia: segmen propilena, monomer etilen, dan ko-polimer. Ia memiliki sifat transparan yang luar biasa dan mengurangi keseragaman kristal, menjadikannya pilihan tepat untuk menyegel film dan aplikasi terkait. Polypropylene, Kekuatan Meleleh Tinggi: plastik Polypropylene Bahan baku seperti apa bentuknya. Bahan polipropilen ini memadukan kekuatan leleh dan kemampuan perluasan secara luar biasa. Ia memiliki ketahanan kimia yang baik dan sejumlah sifat mekanik yang sangat baik, sehingga sangat cocok untuk memproduksi busa lembut dengan kepadatan rendah, kemasan makanan, mobil, dan konstruksi vertikal. |